![]() |
| instagram.com/indra.hakim |
Showing posts with label Punk Rock. Show all posts
Showing posts with label Punk Rock. Show all posts
Wednesday, February 6, 2019
Melawan Pembodohan Adalah Ibadah #TolakRUUPermusikan
Tugas jurnalisme adalah melawan pembodohan, bukan sebaliknya; melestarikan kebodohan untuk kekuasaan dan kekayaan segelintir makhluk rakus.
Wednesday, January 30, 2019
Warisan Ramones Buat Kita-Kita Yang Tampangnya Pas-Pasan, Minim Skill, Banyak Gaya, Kere Tapi Pengen Nge-Band!
Apa yang Ramones pernah lakukan untuk kita? Sesungguhnya mereka bukan hanya sekadar sebuah band...
Ramones were a Goddamn Revolution!
Ramones were a Goddamn Revolution!
Tanpa Ramones, kira-kira ada berapa juta anak muda di seluruh dunia yang batal jadi anak band? Ya, mungkin termasuk kita-kita ini lah!
Hey, ini masih tentang Joey, Johnny, Dee Dee, dan Tommy, dan semua yang telah mereka berikan sebelum naik ke 'Cretin Heaven'.
Sunday, January 27, 2019
Fakta-Fakta Di Balik Ramones
Siapa yang keberatan kalau ada yang mengatakan Ramones adalah salah satu penemu punk rock yang paling orisinal. Musik mereka cepat, dengan vokal datar yang nakal juga cemerlang pada saat bersamaan.
Lewat akord gitar yang sederhana namun kompleks, Ramones telah memengaruhi ribuan band. Mereka menciptakan sound baru yang coba ditiru banyak orang, namun cuma sedikit yang berhasil.
Di atas panggung, mereka adalah senapan mesin yang menembakan musik ke para penggemarnya. Namun di belakang panggung, banyak banget drama yang terus menjadi-jadi selama bertahun-tahun. Yang bisa dipetik dari mereka adalah konsistensi alias istikomah!
Penampilan mereka di panggung nggak pernah berubah, begitu juga musiknya. Istikomah! Hal yang selalu sama adalah merekaselalu berantem satu sama lain, ya, tampol menampol adalah hal biasa dalam lingkaran band ini.
Monday, February 19, 2018
Love Me Twice In Kuta Rock City (Undercovered)
Sebelumnya banyak pihak yang ‘shock’ ketika JRX mengumumkan bahwa Twice Bar tutup. Padahal sejak awal eksistensinya Twice Bar bagaikan rumah bagi skena rock bawah tanah Bali. Tempat ini telah melahirkan dan membesarkan band-band bawah tanah Bali. Karena tanggung jawab sejarah tersebut, JRX memutuskan untuk membangkitkan Twice Bar dari tidurnya. Lokasinya kini tetap di Kuta Rock City, hanya bergeser beberapa gang dari lokasi semula. Ciri khas Twice Bar yang sudah ‘mendarah daging’ tetap ia jaga sebagai ‘an underground rock n roll bar. Nothing fancy, just a simple, small international rock n roll venue with a local-friendly vibe. Di sinilah tempat dimana pengunjung lokal dan asing mendapat perlakuan yang sama=setara.
Tuesday, November 21, 2017
Jejak Dwitunggal Chrisye dan Yockie (1977-1984)
Sedari kecil saya sangat menyukai lagu-lagu Chrisye. Di setiap era, lagu-lagu Chrisye selalu menemani. Dari jaman bujang dan perawan, Bokap Nyokap selalu beli album apapun yang ada Chrisye-nya. Koleksi mereka bisa dibilang lengkap. Tapi seiring waktu, ada beberapa yang rusak dan hilang entah kemana. Baru-baru ini aja saya mulai berburu lagi karya-karya Chrisye terutama dalam bentuk kaset pita.
Friday, October 20, 2017
ROKET YK: Lugas, Keras, dan Melesat Cepat
Sekira 2013 lalu, Agib dan Fendee mengajak Kiki Pea untuk
membentuk band dengan nuansa Punk Rock 70an. Kala itu beberapa kali Kiki diajak
sebagai penyanyi tamu untuk band mereka NYK Guns. Namun rencana tersebut
ternyata hanya di atas awang-awang, karena kemudian Agib memilih bekerja
sebagai wartawan penuh waktu di ibu kota dan nyaris meninggalkan semua
aktivitas bermusiknya.
Bertahun-tahun berlalu, Agib kembali ke Jogja, lantas
menghubungi Kiki dan Fendee, serta menggaet Tutoet sebagai penggebuk drum.
Wacana band ini akhirnya menjadi nyata setelah keempat lelaki paruh baya ini
melakukan sesi latihan untuk perdana di Gegana MUSIC Studio.
Friday, May 12, 2017
Pink Is Punk!
Warna pink (merah muda) saat ini identik dengan kaum hawa. Karenanya tak jarang kalo ada laki-laki pakai wardrobe dan aksesoris bernuansa pink, kebanyakan orang disekitarnya pasti ada aja yang melirik; entah karena terkesima, gumun, heran, kaget, bahkan ada juga yang nyiyir. Stigma warna pink yang identik dengan feminim sesungguhnya tidak terjadi begitu saja, kebudayaan memang selalu berputar.
Tahun 1950an Pink menjadi kesukaan kaum pria. Hal-hal yang terkait dengan warna tersebut menjadi simbol maskulin. Di era itu mobil Cadillac berwarna Pink (Pink Cadillac) menjadi mobil yang paling banyak diminati para lelaki. Sang Raja Rock & Roll Elvis Presley pun identik dengan mobil 'Pink Cadillac'-nya.
Tahun 1950an Pink menjadi kesukaan kaum pria. Hal-hal yang terkait dengan warna tersebut menjadi simbol maskulin. Di era itu mobil Cadillac berwarna Pink (Pink Cadillac) menjadi mobil yang paling banyak diminati para lelaki. Sang Raja Rock & Roll Elvis Presley pun identik dengan mobil 'Pink Cadillac'-nya.
Friday, January 27, 2017
Komik Komuk: Elvis Belum Mati
JANUARI adalah bulan Elvis. Pada setiap awal tahun, para penggemar Elvis di seluruh dunia merayakan hari kelahiran Sang Raja Rock & Roll, perayaan ini berpusat di Graceland, Amerika Serikat tempat dimana Elvis disemayamkan. Para penggemar Elvis di Indonesia juga tidak mau ketinggalan, di beberapa kota secara pararel, komunitas penggemar musik Rock & Roll kerap menggelar perayaan bertajuk 'Elvis Bday Bash'. Elvis lahir pada 8 Januari 1935 di Tupelo, Missisipi, Amerika Serikat.
Elvis Presley memang membawa pengaruh besar di jagat musik. Ia adalah pionir Rockabilly, sebuah jejak awal dalam musik Rock & Roll yang muncul di tahun 1950-an. Saya sendiri menyukai Elvis sejak masih kecil sekali, semua foto-foto di kaset koleksi bapak dan eyang selalu saya tatap dalam-dalam. Kesukaan pada sang idola tidak hanya saya lampiaskan di atas panggung, baik bersama band saya Kiki & The Klan, maupun tampil tunggal dengan membajak panggung pesta perkawinan, juga hajatan lainnya.
Saturday, December 17, 2016
Ngobrol Bareng Superman Is Dead di 212
Tepat Jumat malam 212, saya dan tim Tribun Jogja video ngobrol bareng Superman Is Dead (SID) sebelum mereka tampil di Liquid Jogja. Punk Rocker asal Pulai Bali ini bicara banyak soal kegiatan panggung dan beberapa persoalan negeri.
Tak hanya Sari Roti yang di boikot, jadwal konser mereka pun banyak yang 'dipangkas' dengan alasan perizinan.
Simak video wawancara saya dengan Eka, Bobby, & JRX
Part 1: Punk Rocker Harus Survival
Monday, November 28, 2016
Rock & Roll Maksimal di Hotrod Weekend Party
MUSIK
Rockabilly, sejak awalnya memang memiliki koneksi yang kuat dengan dunia dan
gaya hidup otomotif. Pada perkembangannya, musik asli Amerika yang muncul di
tahun 1950-an ini, kian populer dan mendunia. Membahas genre rockabilly yang
terdiri dari racikan blues, country, dan gospel ini bukan hanya melulu bicara
soal musik, tapi juga merambah ke budaya lainnya seperti; potongan rambut,
tarian, tattoo, grafiti, fesyen, dan otomotif.
Untuk urusan
otomotif, para pengusung genre ini akhirnya kental dengan nuansa mobil-mobil
Amerika lawas tahun 50-an yang juga dikenal dengan Hotrod. Di Amerika, setiap
tahunnya digelar event akbar 'Viva Las Vegas' yang khusus merayakan pernak
pernik kultur Rockabilly. Perkembangan
kultur ini juga sampai ke Indonesia, bahkan di Jogja yang menjadi 'magnet
Rockabilly', telah lama memiliki komunitas musik, dan beragam komunitas
otomotif. Mengadopsi acara Viva Las Vegas, komunitas Hotrodiningrat untuk kali
kedua menggelar Hotrod Weekend Party (HWP).
Thursday, September 29, 2016
Band Tanpa Vokalis
Paska meninggalnya Jim Morrison, sisa personel The Doors masih sempat menelurkan dua album studio tanpa Jim. dan tentu saja, album tersebut anjlok dipasaran. Memang sulit bagi sebuah band rock untuk bernafas setelah ditinggal vokalisnya. Apalagi jika vokalis tersebut memiliki kharisma yang melampaui para personel lainnya. Coba kita lihat, nggak banyak band besar yang bisa melanjutkan kesuksesan mereka kecuali mungkin; AC/DC, Deep Purple, dan Van Halen.
Untuk beberapa kali Ray Manzarek mencoba 'menghidupkan' kembali sosok Jim lewat penyanyi muda saat itu yang gak kalah brutalnya. Satu di antaranya Iggy Pop. Wajar saja, pemuda bernama James Newell Osterberg, Jr pun bisa menjelma menjadi monster bernama Iggy Pop setelah menyaksikan konser The Doors akhir 60an. The Doors, terutama sosok Jim Morrison memiliki andil besar dalam keputusan James Jr menjadi seorang rocker penuh sensasi. Namun usaha Ray tersebut tampaknya nggak berhasil, padahal Iggy Pop saat itu udah dikenal sebagai tonggak awal lahirnya Punk Rock!
Wednesday, August 10, 2016
Jogja Magnet Rockabilly
TAK berlebihan kiranya jika Kota Jogja
dinobatkan sebagai magnet Rockabilly di Indonesia. Berbagai band Rockabilly
dari barat dan timur, setiap tahunnya datang dan tampil di acara-acara
bergengsi di Jogja. Sebagai sub budaya, Rockabilly semakin diminati anak muda
di Indonesia, terutama di Bali, Surabaya, Bandung, dan Jakarta.
Di Yogyakarta, kebangkitan kembali musik yang populer di era 50-an ini bermula pada acara Tattoo Show 2006, pihak penyelenggara acara tersebut menghadirkan The Hydrant, band pionir rockabilly asal Bali. Ternyata respon publik Yogyakarta sangat antusias dengan musik mereka, Sejak itu The Hydrant sering datang tampil di Yogyakarta.
Dengan seringnya The Hydrant tampil, ternyata memberi inspirasi untuk para penggemar Rockabilly di Yogyakarta untuk membentuk bandnya sendiri.
Di Yogyakarta, kebangkitan kembali musik yang populer di era 50-an ini bermula pada acara Tattoo Show 2006, pihak penyelenggara acara tersebut menghadirkan The Hydrant, band pionir rockabilly asal Bali. Ternyata respon publik Yogyakarta sangat antusias dengan musik mereka, Sejak itu The Hydrant sering datang tampil di Yogyakarta.
Dengan seringnya The Hydrant tampil, ternyata memberi inspirasi untuk para penggemar Rockabilly di Yogyakarta untuk membentuk bandnya sendiri.
Friday, July 22, 2016
Psychobilly Berbau Punk Rock di Komik Punyakawan
SELAIN dikenal dengan karya komiknya,
Bron Zelani ialah seniman dan musisi bawah tanah. Pada 2015 lalu di perhelatan Jakarta
Biennale, ia merepresentasikan asimilasi kultur Rockabilly/ Psychobilly yang berbau
Punk Rock dan balutan Brit-Pop di Indonesia melalui medium komik sepanjang 12 meter.
Tahun ini ia bakal kembali merilis karya komik terbaru. Kali ini komiknya mencoba menilik lebih jauh tentang peradaban Indonesia, yakni Wayang. Meski wayang merupakan budaya serapan dari peradaban Hindustan, namun tak bisa dipungkiri bahwa tokoh Punakawan (Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong) ialah tokoh asli dari Indonesia.
Memang sebelumnya sudah banyak seniman dan komikus yang mengolah tokoh punakawan ini. Satu di antaranya ialah idolanya sendiri yakni Tatang.S.
Tahun ini ia bakal kembali merilis karya komik terbaru. Kali ini komiknya mencoba menilik lebih jauh tentang peradaban Indonesia, yakni Wayang. Meski wayang merupakan budaya serapan dari peradaban Hindustan, namun tak bisa dipungkiri bahwa tokoh Punakawan (Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong) ialah tokoh asli dari Indonesia.
Memang sebelumnya sudah banyak seniman dan komikus yang mengolah tokoh punakawan ini. Satu di antaranya ialah idolanya sendiri yakni Tatang.S.
Meski begitu pria yang akrab disapa
Ze ini tetap ingin membuat serial lewat karakter tokoh punakawan ini. Ia
berharap agar tokoh-tokoh tersebut selalu lestari, bahkan hingga generasi
selanjutnya.
Friday, April 15, 2016
Joni KKK: Pemuda Urakan Namun Klimis ((( PUNK )))
Hanya beberapa pekan saja tiba-tiba geliat saya membuat komik bergelora kembali. hal ini dipicu dari iseng-iseng beli cat sablon dan melukisnya di punggung jaket. Akhirnya menggambar sketsa dengan pensil pun tak terhindarkan. Dari sketsa tersebut tertuanglah cerita-cerita yang diangkat nggak jauh dari fenomena sosial, politik, kebudayaan dan kejadian-kejadian ringan di sekitar saya. Banyak hal yang membuat saya gelisah, terutama tentang isu keberagaman yang terancam oleh sekelompok orang yang memaksakan 'kebenaran'nya sendiri.
Kegelisahan-kegelisahan ini sepertinya tidak mungkin direpresentasikan menjadi sebuah lagu yang kemudian dibawakan band saya Kiki & The Klan, mengingat kualitas bermusik saya amat-amat minus. Namun lewat komik, meski tetap dengan prinsip absolut 90% Styles, 10% Skills semuanya bisa disederhanakan dengan teks dan gambar berkualitas rendahan.
Sunday, April 3, 2016
Sepeda Motor, Fesyen, dan Maskulinitas Rock & Roll
Fesyen menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari keseharian kita. Fesyen tidak hanya menyangkut soal busana dan aksesoris pendukungnya, seperti kalung, gelang, hingga body piercing dan tato. Jauh dari itu, benda-benda fungsional lain yang dipadukan dengan desain yang unik lagi canggih, menjadi representasi si pengguna. Bermacam jenis kendaraan seperti motor, mobil, sepeda, bahkan kuda, dan lainnya bukanlah sekadar alat transportasi belaka, lebih dari itu, kendaraan juga menjadi sebuah alat komunikasi untuk menyampaikan identitas seseorang. Singkatnya, fesyen adalah perlambang jiwa, dan tak bisa di pisahkan dari perkembangan sejarah kehidupan dan budaya manusia.
Penggunaan kendaraan merupakan salah satu cara berekspresi. Dalam modernitas, fesyen adalah konstituen penting identitas seseorang, yang membantu menentukan bagaimana dia dikenali dan diterima. Mari menyoroti bagaimana kendaraan, dalam hal ini sepeda motor sebagai fesyen pada kultur Rock & Roll, melalui bagaimana cara para pengusungnya menggunakan kendaraan sebagai sebuah identitas. Para bintang rock, termasuk beberapa geng motor dengan pilihan kendaraan roda dua mereka setidaknya bisa menjadi representasinya.
Tuesday, February 2, 2016
Rocker Berambut Merah
BENARKAH potongan dan warna rambut mencerminkan kepribadian seseorang? Banyak pakar yang mencatat, untuk mengetahui karakter atau sifat seseorang bisa dilihat dari warna dan model rambutnya. Ada juga pakar warna yang bilang kalau pilihan warna saat mengecat rambut cenderung berhubungan dengan sifat dasar seseorang. Aneka rupa warna rambut, mulai dari yang hitam, coklat, pirang, hitam kecoklatan, biru, hijau, oranye, pink, dan merah api mempunyai sifat bawaan pemiliknya. Warna rambut yang bakal kita bahas ini, bukan warna yang berasal dari sananya, baik berdasarkan ras, ataupun geografis, dan sebagainya, tapi rambut-rambut yang sengaja di cat. Pastinya gak semua orang mau mewarnai rambutnya tanpa ada motivasi tertentu.
Dikutip dari berbagai sumber, juga hasil ngarang sendiri bahwasannya; Rambut berwarna hitam menggambarkan karakter orang yang pantang menyerah, pekerja keras, dan menolak atau 'takut' dengan ketuaan. Warna hitam pada rambut melambangkan elegan. Sedangkan karakteristik pemilik warna rambut coklat biasanya adalah orang yang kalem dan santai, sifatnya yang rendah hati membuat orang ini mempunyai banyak teman. Rambut pirang melambangkan kepribadian yang dinamis, energik, dan cukup sensual.
Nah, orang yang berambut merah bisa jadi ialah seseorang yang sangat menyenangkan, tetapi sangat mengerikan saat marah. Bila naik pitam, pemilik rambut merah tega bertindak kasar. Benarkah begitu kata sumber-sumber kita? mari kita simak karakter para Superstar musik rock idola saya yang mengecat rambutnya dengan warna merah.
1. Kurt Cobain
Ia adalah juru bicara Generasi X, dan 'Smells Like Teen Spirit' ialah pelopornya. Kurt adalah punggawa musik grunge yang membantai habis era hard rock juga heavy metal saat itu. Sepanjang hidupnya yang cukup singkat, Kurt pernah punya berbagai jenis gaya rambut, terkadang panjang hingga telinga, dan pernah juga dipotong pendek. Pentolan Nirvana ini juga kerap mengecat rambutnya dengan berbagai warna. Sebagai seorang 'punk', rambut Kurt Cobain pernah dicelup warna hijau, ungu, dan warna 'gak biasa' lainnya, namun yang sering terlihat ialah rambutnya yang berwarna merah. Di beberapa kesempatan ia terlihat mengenakan beberapa wig sebagai "gimmick".
Ketika Kurt berusia muda, ia memiliki rambut pirang dan panjang hingga telinga. menurut beberapa keterangan, ia selalu menyisir rambutnya di pagi hari, dan menjaganya agar tetap lurus. Poninya pun dipotong lurus hingga tepat di atas alis. Kemudian ketika Kurt berada usia pertengahan remaja, ia menumbuhkan rambutnya hingga ke bahu. Era ini ialah saat ia diusir keluar dari rumahnya, dan sekitar waktu ini, ia mulai mengejar karir musiknya, pengaruh obat-obatan dan hal memabukkan lainnya juga hadir di era ini.
Saat membentuk Nirvana dan merilis album Bleach, rambut Kurt masih terlihat dengan gaya yang sama. Pada Agustus 1992, ia memotong pendek rambutnya hingga berbulan-bulan kemudian, dan akhir tahun itu dia mulai menumbuhkan rambutnya kembali. Pada tahun terbesar dalam karir Nirvana, tepatnya ketika album Nevermind mencapai 'hits'nya seantero dunia, rambut Kurt mulai ada perubahan. Meski masih terlihat panjang, tapi lebih pendek dari era 'Bleach'. Di era yang sama Kurt mengecat rambutnya berwarna merah untuk pembuatan video klip 'In Bloom'. Rambut merah itu juga terlihat di beberapa sesi pemotretan. Kurt terus memiliki tampilan ini hingga merilis album 'Incesticide'. Namun beberapa kali ia mengubah warna rambutnya dari merah menjadi biru. Sejak peluncuran 'In Utero', hingga konser paling terkenal 'MTV Unplugged In New York', rambut Kurt cukup lama tampak sebahu hingga pada saat kematiannya.
Kesuksesan Nirvana ternyata membuat Kurt Cobain kehilangan kontrol atas dirinya. Ia merasa gagal hingga frustasi akan pesan dan visi artistiknya yang disalahtafsirkan oleh publik. Selama tahun-tahun terakhir kehidupannya, Cobain berjuang untuk lepas dari kecanduan heroin, penyakit dan depresi. Kurt Cobain meninggal pada 8 April 1994 di usia 27 tahun. Sertifikat kematiannya menyatakan bahwa penyebab kematian Kurt adalah tembakan di kepala, meski timbul polemik dari berbagai pihak, Kurt Cobain dinyatakan tewas bunuh diri.
Krist Novoselic, bassist Nirvana sempat bertemu Cobain beberapa hari sebelum kematiannya. Ia bercerita, "Dia (Cobain) sangat pendiam, dia begitu terasing dari semua hubungan dengan orang lain. Dia tidak merasa terhubung dengan siapa pun...Aku menawarkannya membeli makan malam, tanpa sengaja ia melihat pengedar langganannya. Itu membuatnya kembali memakai heroin...dia ingin melupakan segalanya. Dia ingin mati, itulah yang ingin ia lakukan."
2. David Bowie
Bowie ialah 'Bapak para Glam Rocker', pengaruhnya di budaya pop bukan hanya musik dan tetek bengeknya, tapi juga buah pikir nan futuristik, hingga fesyen dan tata rambut. itulah sebabnya saya amat mengagumi Bowie. Ia adalah sosok flamboyan yang tidak sukar untuk ditiru. Bowie suka bereksperimentasi, ia selalu mencoba banyak hal tanpa takut gagal, percayalah, ia telah menggoncangkan dunia mode. Gaya Bowie sering berubah-ubah dari era ke era, dan itulah letak kekekalannya. Sebagai 'The cultural kleptomaniac' ia telah bertahun-tahun memantulkan gaya musik yang satu ke gaya yang lainnya. Ekspresi yang paling jelas dari kondisi pikiran David Bowie adalah melalui gaya rambutnya. David Bowie adalah 'bunglon kebudayaan', ia adalah 'pencuri', 'pembajak gaya rambut'. "
Bowie steals without prejudice. He steals musical styles, he steals countries, he steals clothes, and he steals thoughts. He steals when you are sleeping, he steals when you’re awake. Mick Jagger’s said that you should "never wear a new pair of shoes in front of him," because of course he’d run right out and buy them and they’d look better on him to boot.
Selama karirnya dia memiliki banyak stok gaya rambut yang tersedia untuk para pria dan wanita. Bowie mengubah gaya rambutnya di hampir setiap album. Sebelum ia menangkap imajinasi publik melalui Ziggy Stardust pada 1972, Bowie menghabiskan era 60-an dengan mengulik lagu-lagu ajaib yang bakal memicu karirnya. Dia telah menjadi trendsetter sejauh ia bersedia dan mampu memilih pengaruh yang tepat.
Awal Januari 2016 lalu dunia dikejutkan dengan kematiannya. Bowie mangkat pada 8 Januari setelah baru saja merayakan ulang tahunnya, yang juga hari peluncuran album terbarunya 'BLACKSTAR'. David Bowie meninggal pada usia 69 tahun setelah berjuang melawan kanker. Hidup Bowie adalah kesenian, bahkan saat kematiannya. Hari kematian itu tampaknya sudah diprediksi olehnya lewat lagu baru nan misterius berjudul 'Lazarus' yang dirilis empat hari sebelum ia meninggal dunia. Lagu ini bernuansa menakutkan dan penuh dengan misteri. Bahkan video klip lagu tersebut menampilkan
Bowie yang tengah berhadapan dengan kematian, lengkap dengan liriknya yang 'sadis'. Dalam tradisi alkitab, nama Lazarus dikenal sebagai seorang dari Betania, ia yang telah dibangkitkan Yesus setelah empat hari kematiannya.
3. Layne Staley
Sebagai anak generasi 90an, satu di antara idola saya adalah Alice In Chains. Hingga saat ini tidak ada bosan2nya mendengarkan lagu-lagu band asal Seattle ini, terutama album MTV Unplugged saat menjelang tidur. Bagi saya Alice In Chains ialah Layne Staley, vokalis orisinil yang meninggal secara tragis pada 5 April 2002 di usia 34. Ia memiliki suara seperti 'sosok yang lain'. Menurut beberapa catatan, Staley tahu jika kematiannya sudah dekat. Dalam sebuah wawancara, Staley mengatakan kepada wartawan Adriano Rubio bahwa ia tahu waktunya hidup di bumi sudah hampir habis. I know I'm near death. I did crack and heroin for years. I didn't want it to end this way, "Aku tahu aku tidak memiliki kesempatan. Sudah terlambat."
Layne Staley ialah 'The Self-Destructive Genius', ia bernyanyi tentang penyalahgunaan obat, depresi, dan hal-hal yang merugikan diri sendiri. Lagu-lagu yang ditulisnya bersama Alice In Chains bukanlah karya fiksi, melainkan realitas hidup mereka sendiri. Layne tidak pernah 'nyanyi bahagia', gaya bernyanyinya amat suram, liriknya seperti gulungan film yang menyeramkan, dia benar-benar menggambarkan setan ada dalam hidupnya sendiri. Pada sebuah wawancara yang menjadi quotes-nya yang terkenal Layne berujar "Whatever dramas are going on in my life, I always find that place inside my head where I see myself as the cleanest, tallest, strongest, wisest person that I can be".
4. Scott Weiland
Ia adalah satu di antara biduan rock kharismatik dari era 90-an. Selain rambut merahnya, Scott dikenal dengan gaya vokalnya yang menggeram. Ia mahir mengubah gaya vokal, dan kadang bernyanyi melalui megafon. Scott ialah vokalis dan penulis lirik untuk Stone Temple Pilots yang paling berhasil. lagu-lagu seperti Big Empty, Vasoline, dan Interstate Love Song, membawa album 'Purple' memuncaki tangga lagu Amerika di tahun 1994. Namun saat itu juga pertikaian dan keributan sesama anggota band dimulai. Mereka berpisah beberapa kali, sampai akhirnya Scott membentuk supergrup Velvet Revolver bersama bekas anggota Guns N' Roses, Slash, Duff McKagan, dan Matt Sorum di tahun 2002. Akhirnya kecanduan berat pada narkotika-lah yang kembali menjadi masalah keretakan band. Seperti yang terjadi di Stone Temple Pilots, ia juga didepak dari Velvet Revolver dengan kasus yang sama.
Kematian biduan rock kharismatik asal California ini akhirnya menambah daftar panjang penyalahgunaan kokain dan heroin dalam musik rock. Scott Weiland ditemukan tidak bernyawa dalam tidurnya di Bloomington pada Kamis, 3 Desember 2015 lalu. Scott awalnya dijadwalkan akan tampil bersama grup terakhirnya, The Wildabouts. Setelah kematian Kurt Cobain, Scott dianggap sebagai korban selanjutnya, namun perlahan tapi pasti, hal itu terjadi juga. Apa pun komentar dunia pada Scott Weiland, namun lagu-lagu dan karakternya tetap abadi untuk 'selera' saya.
5. Johnny Rotten
Dari daftar nama di atas Johnny Rotten ialah nama legenda musik yang masih bernafas di alam dunia hingga tulisan ini di unggah. Ia adalah legenda hidup, Bersama Sex Pistols, ia menjadi sosok yang bertanggung jawab pada mulainya gerakan punk di Inggris. Meskipun karir mereka hanya sebentar, gak lebih dari tiga tahun, dan hanya menghasilkan satu album studio, 'Never Mind the Bollocks'. Johnny bersama Sex Pistols telah menjadi inspirasi banyak musisi punk rock, hingga musisi rock alternatif, contohnya adalah Kurt Cobain.
Johnny Rotten ialah penyanyi rock'n'roll paling menakutkan yang pernah dikenal. Ia ada di zaman di mana kasta musisi berpendidikan formal mengancam untuk mendominasi apa yang tersisa dari musik rock di Inggris. Pemilik nama asli John Lydon ini adalah ikon budaya yang paling dikenal dan berpengaruh dari empat puluh tahun terakhir. ia menginspirasi pembentukan berbagai kelompok terobosan lainnya, John Lydon selalu menjadi sosok menawan juga dinamis.
"SEX PISTOLS ISN'T MUSIC,IT'S ATTITUDE !"
Eiits, masih ada dua nama lain juga masih hidup hingga saat ini, tapi saya sudah malas menguliknya, nanti aja kalo mereka udah mati. :)). Kedua nama itu adalah; John Taylor dari Duran Duran, grup musik electronic pop rock yang kemudian dikenal dengan istilah 'New Romantic'. Mereka melanjutkan 'invasi kedua Britania Raya' yang sebelumnya ditorehkan The Beatles dan The Rolling Stones. Satu lagi ialah Lee "Scratch" Perry, seorang produser musik kelahiran 20 Maret 1936. Musisi asal Kendal, Jamaika ini kini berumur 79 tahun. Perry adalah salah satu pelopor dalam perkembangan musik dub.
Balik lagi ke atas, sesuai tema awal tulisan ini, bisa saja kita tarik kesimpulan bahwa secara psikologis, warna merah pada rambut memberikan kesan kuat, berani, dan bergairah. Rambut berwarna merah gelap memang terlihat berani, namun ia skeptis dan mudah marah. Mereka memiliki energi fisik yang besar dan kekuatan hampir brutal, lalu rambut merah terang bisa membuat seseorang terlihat pandai, cerdas, sensitif, dan punya semangat besar pada hal yang ditekuninya. Namun di sisi lain, ia termasuk orang yang sensitif, dan mudah terluka perasaannya. Ia akan merasa terbebani saat semua hal berada di luar kendalinya.
Kepribadian pemilik rambut ini adalah frontal, ia mudah merasa tersinggung dan sangat pemberani, baik dalam berbicara maupun tindakannya yang......
persetan positif dan negatif, karena isi kandungan tulisan ini ialah 'nihil'. :p
Baca juga :
DICOMOT DARI BERBAGAI SUMBER ONLINE MAUPUN OFFLINE......
Wednesday, April 15, 2015
Indonesia Greaser Party: Melawan Penjajahan Lewat Budaya Imperialis
*Cuma
sebuah catatan, siapa tahu bisa jadi rujukan sejarah
TREN dan gaya anak muda memang selalu
berubah-ubah, dan berulang. Lima tahun belakangan ini yang kembali lagi menjadi
hits yaitu para komunitas greaser. Budaya yang kini digandrungi kembali oleh
anak muda Indonesia ini sejatinya sudah eksis sejak tahun 1950-an silam,
terutama di Amerika dan Inggris. Fenomena mewabahnya kembali para Greaser ini
bisa dijumpai di berbagai kota besar Indonesia seperti, Jakarta, Bandung,
Yogyakarta, dan Bali. Eksistensi mereka pun cukup mengandalkan social media, simak
saja YouTube, website, facebook, instagram, twitter, dan lainnya.
Apa itu Greaser? Beliau ialah suatu
makhluk (baca: subkultur) yang berkembang di Amerika Serikat sekitar 1950-an.
Pada kisaran tahun tersebut banyak anak muda yang mencintai musik Rock & Roll,
dan kemudian mengembangkan kreasinya ke dalam seni otomotif, mural, fashion,
bahkan gaya rambut. Pada mulanya, Greaser adalah bentuk budaya tanding (counter-culture) yang menurut definisi
buku sih sebagai sebagian dari populasi suatu masyarakat yang secara kuat
menganut, atau memeluk satu atau lebih nilai-nilai budaya yang berbeda dengan
nilai-nilai yang ada dalam kebudayaan yang dominan.
Thursday, November 13, 2014
10 Film Yang Dibintangi Rocker
Bagaimana jika Rockstar Main Film? mereka (para rocker) ini bermain dalam sebuah film, dan bukan sekedar numpang lewat atau menjadi cameo, tapi berperan aktif sebagai bintang utama dan berakting penuh.
Film yang melibatkan penyanyi terkenal, biasanya bukan hanya bertujuan mendongkrak popularitasnya sebagai penyanyi, namun juga sebagai bintang film. Hal ini juga diikuti oleh penjualan soundtrack film yang biasanya juga dibuat untuk tujuan komersial.................
Friday, October 3, 2014
LEATHER JACKET; "bejat, berbahaya, unpredictable, kejiwaan yang kompleks, namun rentan"
“BURY ME IN MY LEATHER JACKET, JEANS AND MOTORCYCLE BOOTS” – begitulah wasiat Sid Vicious pada surat bunuh diri yang ditemukan di saku jaketnya, beberapa hari setelah ia dimakamkan.
SEBAGAI penanda, jaket kulit telah melampaui batas definisi sosial. Gaya busana ini seolah telah menjadi seragam untuk para bintang rock. Jaket kulit bisa dibaca sebagai simbol 'pemberontakan', terutama jika dilihat dari sosok John Wayne, Marlon Brando, James Dean, Gene Vincent, The Ramones, Elvis Presley, dan The Sex Pistols.
Sejak awal, industri film sudah sadar akan fashion (wardrobe), dan memainkan peran besar dalam pertumbuhan tren. Pada tahun 1953 Hollywood merilis film "The Wild One" yang dibintangi Marlon Brando. Brando yang saat itu berusia 28 tahun berperan sebagai Johnny sang tokoh utama, pimpinan geng motor pemberontak dengan jaket kulit yang selalu dikenakannya.
Tuesday, May 20, 2014
Mari Macankan Dunia !!!
MACAN
tutul adalah hewan penyendiri, sifat mereka adalah saling menghindari satu sama
lain. Hewan ini merupakan pemburu oportunitis, yang menggunakan segala
kesempatan untuk mendapatkan mangsanya. Lepas dari sifatnya, warna kulit macan
tutul lebih menarik dan memberikan inspirasi para desainer untuk membuat model
baju yang lebih dikenal dengan model baju leopard.
Motif leopard memang memiliki eksotika
tersendiri. Bila diperhatikan, motif ini tak pernah benar-benar hilang dari
perputaran tren mode dunia. Uniknya lagi, motif ini dapat disesuaikan dengan
selera siapa pun. Motif klasik macan tutul memang tak menampakkan tanda-tanda
akan memudar pada musim berikut. Beberapa merek terkenal internasional
dipastikan bakal mempopulerkan motif ini pada musim berikutnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)

































